Bukan Maen! Terlalu Cepat, Nissan GT-R Ilegal di Indonesia

NMI singkatan dari Nissan Motor Indonesia tidak dapat memasarkan mobil sport mereka, yaitu Mobil GTR dalam waktu dekat. Menurut sebuah kabar dari Gaikindo, NMI terakhir kalinya menjual ‘The Godzilla’ ditahun 2013 hanya delapan Unit. Sejak dari situ, GT-R telah dua kali dengan menyelenggarkan desain mobil buatan mereka, namun semua itu tidak dijual di Indonesia.

GT-R 2017 terakhir kalinya diadakan di New York Show dpada bulan Maret lalu, yang mana mobil dalam pameran tersebut memiliki kemampuan mesin ditambah 20 tk. Sehingga mobil tersebut memiliki kapasitas menjadi 565 tk di mesin yang sama V6 3.8L. Antonio Zara selaku Presiden Direktur NMI, menyatakan bahwa dirinya tidak begitu yakin terhadap GT-R.

Dimana NMI memiliki masalah pada pajak penjualan barang mewah atau yang disebut PPnBM. Dimana barang impor completely built up (CBU) yang menjadikan GT-R ilegal. Mobil yang memiliki kapasitas bensin di GT-R itu harus terkena pajak 125 persen, karena kapasitasnya lebih dari 3000 cc. Jika berbicara di Amerika Serikat, GT-R dengan harga termurah sekitar 101.770 dolar AS atau setara dengan Rp. 1,348 miliar.

Sedangkan di Jepang, dibanderol dengan harga 10.587.240 yen, jika di rupiahkan Rp. 1.343 miliar. Namun, di indonesia bisa mencapai harga yang fantastis yaitu Rp. 3 miliar.

“Dalam pasaran lain yang memiliki batas pajak terendah, GT-R bisa sukses. Dengan begitu, kami akan berupaya memikirkan strategi GT-R. Jika kami memperkenalkan, namun tidak menghasilkan, semua itu tidak berarti,” kata Zara.

nissan gt-r terbaru
nissan gt-r terbaru

Mengenali Kerusakan di Mobil, Yang Tidak Bisa di Perbaiki Sendiri

Mobil merupakan sebuah kendaraan yang membutuhkan perawatab khusus ketimbang motor. Hal itu terjadi, karena komponen yang terdapat di mobil jauh lebih sulit dibandingkan dengan motor. Dengan begitu, pastinya suatu hari mobil kita pun akan mengalami beberapa masalah atau kerusakan seperti dibawah ini:

  • DVD player atau Radio Telah Rusak

dvd player atau radio
dvd player atau radio yang rusak

Kebanyakan orang menganggap, ketika DVD player atau radio di dalam mobil rusak ingin memperbaiki sendiri. Ternyata, dengan memperbaiki DVD player atau radio yang rusak memiliki resiko yang tinggi. Permasalahan itu berhubungan dengan sistem kelistrikan pada mobil. Maka dari itu, jika anda tidak berhati-hati, akan membuatnya kerusakan benda tersebut semakin parah.

  • Kerusakan di Bagian Shockbreaker

kerusakan shockbreaker
montir yang sendang memperbaiki shockbreaker

Apabila mobil anda shorbreakernya mengalami kerusakan, jangan sekali-kali memperbaiki kerusakan sendiri atau tanpa bantuan dari ahlinya. Karena jika anda salah memasang shockbreaker menjadi pengaruh pada sistem keamanan dan juga bagian rem. Dan juga, dalam mengganti shockbreaker sendirian akan berisiko keselamatan sendiri. Maka dari itu, sebaiknya anda bisa membawa mobil anda ke bengkel.

  • Timing Belt Yang Rusak

rusaknya timing belt
rusaknya timing belt

Apabila mobil anda mengalami kerusakan pada bagian timing belt, yang mana sebagai penghubung kruk as dan camshaft. Pasalnya, timing belt merupakan sebuah komponen terpenting yang dapat mengoperasikan mesin. Jika terjadi kesalahan sekecil apapun yang dilakukan anda sendiri, ketika mencoba memperbaikinya atau mengganti timing belt. Maka dapat mengakibatkan kerusakan jangka panjang di mesin mobil anda.

  • Terjadi Kerusakan di Sistem Transmisi

transmisi
memperbaiki transmisi pada mobil

Sistem Transmisi ini memiliki sifat yang sangat penting, untuk dapat memperbaikinya harus dengan cara mengganti perseneling mobil sendiri dapat berisiko. Karena, untuk dapat merubah cairan pada transmisi mobil, harus dibutuhkan prosedur khusus. Maka dari itu, memperbaiki sistem transmisi pada mobil dengan tidak memiliki keahlian dapat berisiko kerusakan pada mesin mobil anda.