Gokil! Ini Dia Dua Motor Legendaris Balap Tanah Air

Motor Yamaha MX 135 yang mampu mengalahkan motor dengan bertenaga 150 cc. Dimana motor bermesin besar itu terkuras tenaganya, yang mana lay out pada sirkuit pun kebanyakan high speed cornering-nya dan terdapat jalan lurus. Maka dengan bermodal pacuann balapan tersebut harus benar dalam kondisi fit. Untuk bisa dapat mengikuti peraturan di kelas 150 cc, Jupiter MX 135 itu harus melakukan bore up.

Setelah itu, menggunakan Piston SCK yang memilii diameter 57 mm. Apabila dihitung dengan rumus, maka kapasitas silinder pun akan pas menjadi 150 cc. Dan Piston tersebut pun memiliki dome setinggi 3 mm, sementara jarak piston yang masuk kedalam permukaan blok saat di TMA harus di setting 0,5 mm. Disaat buret keadaan paking yang telah dipasang, maka akan menemukan rasio kompresi di 13,8:1.

Sedangkan untuk motor Shogun agar lebih kencang, tidak harus membongkar crankcase, dimana hanya menggunakan piston Suzuki Thunder 125. Dimana piston pada thunder memiliki 3,5 milimeter lebih besar dibandingkan dengan Shogun standar. Dengan begitu, kapasitas mesin pun semakin bertambah 15 cc, menjadi 140 cc. Diameter pin pada piston pun sama, tetapi butuh diperhatikan pada top piston Thunder dan Shogun berbeda.

shogun road race

Jupiter MX dan Shogun 125, Dua Raja Road Race Indonesia

Para pembalap yang sudah balapan selama 10 tahun lebih bersama Yamaha Jupiter dan Suzuki Shogun telah mejajah balapan road race di tanah air. Kekuatan dalam menyerangdengan aksi yang fantastis sudah dibuktikan di Tim Indonesia dalam sebuah balapan bergengsi FIM Asean Road Racing di beberapa tahun ini. Ketika Indonesia suskses menempati podium dalam kelas undebone 4 tak.

Sejak dari situlah, keberanian dari motor-motor underbone berselinder 2 tak menjadikan pacuan terhadap pesaing Indonesia yang semakin tinggi. Pembalap tanah air uang ikut serta tidak satupun memperoleh podium ketika jaman underbone 4 tak Indonesia yang belum menunjukkan kejayaannya. Tetapi, saat jaman bebek 4 tak sudah mulai masuk berbagai merk di Indonesia, Tim-tim di tanah air pun mampu mengembalikan sejarah.

Hal itu pun tidak luput dari jasa ATPM pabrikan indonesia dari pihak Suzuki Indonesia, yang meluncurkan berbagai varian bebek. Dimana motor tersebut begitu cepat dikelasnya yaitu Suzuki Shogun 125 atau yang biasa disebut dengan Shogun Kebo. Motor-motor tersebut pun merupakan motor terkencang dikelasnya sampai dengan atasnya 135 cc yaitu Yamaha MX.

Berbicara mengenai Shogun Kebo terdapat unlimeter CDI dan juga magnet yang memiliki khas tersendiri. Tidak hanya itu saja, ratio yang rapat dan panjang pun benar-benar cocok buat kebutuhan saat top speed. Dimana motor tersebut dapat mencapai di 140km/jam di kondisi standar yang menghabiskan gigi 4. Sementara pada Yamaha Jupiter MX dalam kondisi standar, hanya bisa mencapai 125km/jam.

Doni Tata Pradita

Doni Tata Awali Karir Balap Dunia Dari Road Race

Doni Tata Pradita yang lahir pada bulan Januari 1990, di Sleman, Yogyakarta merupakan pembalap motor asal Indonesia yang menjuarai Dunia Moto2 di tahun 2013 silam. Di tahun 2008, dia memulai karirnya bersama tim Yamaha Pertamina Indonesia dalam kejuaraan Dunia Grand Prix 2008 di kelas 250 cc. Dan Doni sendiri merupakan pembalap pertama yang berpartipasi dalam kejuaraan di kelas 250 cc.

Berawal dari balapan motor bebek dalam kompetisi di Indonesia sejak usianya masih dini. Doni sendiri sudah meraih dua gelar secara beruntun di tahun 2003 dan 2004 di kelas Novice, ketika itu balapan dikelas 110cc 4 tak. Lalu dia meraih gelar juara dunia pada tahun 2005-2007 dikelas berbeda, 125 cc dan 250 cc, Malaysia 2015. Lalu, Doni Tata berada di kelas GP250 All Japan Road Race Championship di tahun 2007.